Selasa, 20 April 2021 - Bank Jateng

Selasa, 20 April 2021 – Bank Jateng


  • Yield Curve SBN Bertahan Bullish. Seluruh indeks return obligasi konvensional maupun sukuk negara kompak ditutup menguat. Rata-rata harga SUN seri fixed rate meningkat yakni sebesar +11,29bps. Mayoritas harga sukuk negara juga naik dengan rata-rata +9,61bps. Yield obligasi negara dominan bullish dengan rata-rata perubahan pada seluruh tenornya (1-30tahun) turun sebesar –1,27bps. Total volume di pasar sekunder turun –31,46% menjadi Rp16,15tn. Total frekuensi juga turun sebesar –25,61% menjadi 2.147 transaksi. Pasar obligasi Indonesia mencatat positive return harian pada perdagangan awal pekan ketiga April. Ditengah belum ada sentimen lanjutan dari global, faktor pendorong utama diperkirakan lebih dipicu oleh berlanjutnya tren penguatan kurs spot Rupiah terhadap USD ke level Rp14.548/US$. Pada perdagangan Senin, persepsi risiko pasar tercatat menurun, tercermin dari CDS Indonesia tenor 5-tahun yang turun –2,77bps ke level 78,09. Berbeda dengan pasar surat utang, kinerja pasar saham domestik justru turun –0,55% ke level 6.052,54. Today’s Outlook Pasar obligasi Indonesia berpotensi bergerak terbatas pada perdagangan Selasa. Pergerakan pasar diperkirakan lebih dipengaruhi oleh aksi trading investor. Selain karena masih minimnya sentimen dominan lanjutan di pasar, rilis RDG-BI diprediksi juga tidak memberi banyak perubahan. Pada perdagangan Selasa, pemerintah mengadakan lelang 6 seri SBSN dengan target indikatif sebesar Rp10,00tn.

FOREIGN OWNERSHIP EQUITY VS IHSG

  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin (19/04) ditutup di level 6,052 melemah 0.55%. Total volume perdagangan saham di BEI mencapai 17.51 miliar dengan nilai transaksi Rp 9.31 triliun. Ada 271 saham yang turun, 209 saham yang menguat dan 169 saham yang nilainya tidak berubah.

BONDS

  • Harga obligasi berdenominasi Rupiah melanjutkan penguatannya pada perdagangan di Senin (19/04) di tengah meningkatnya optimisme global. Harga SUN seri acuan menguat pada kisaran 20 – 50 bps, yield SUN bertenor 10 tahun (FR0087) turun 7 bps ke level 6.40%. Volume transaksi SBN secara outright tercatat mencapai Rp 13.9 triliun, menurun dari volume transaksi di hari Jumat (16/04) yang sebesar Rp 21.4 triliun, serta lebih rendah dari rata-rata transaksi harian secara year-to-date yang sebesar Rp 21.5 triliun.

ECONOMIC GLOBAL

  • Pada hari Senin (19/04), Rupiah dibuka pada level 14,500/14,570. Rupiah diperdagangkan pada range 14,550-14,580. Harga SBN pada Senin (19/04) diperdagangkan menguat. Penguatan tersebut terjadi setelah rilis data PDB Cina Q1 2021 yang meningkat tajam menjadi 18.3% dibandingkan Kuartal Q1 tahun 2020 dan 0.6% dibandingkan kuartal sebelumnya. Pesatnya pertumbuhan ekonomi Cina tersebut dapat berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia dimana pangsa ekspor terbesarnya adalah ke Cina sehingga diharapkan dapat meningkatkan nilai ekspor Indonesia. Sementara itu Dollar AS tertekan karena pelaku pasar optimis bahwa The Fed akan tetap melanjutkan program pelonggaran moneter. Dari dalam negeri, Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia akan berlangsung pada hari Selasa (20/4) dan diperkirakan akan tetap mempertahankan suku bunga pada level 3.5%.
  • Yield US Treasury dan indeks dolar AS tertekan setelah ketua bank sentral AS (The Fed) Jerome Powel menyebutkan perekonomian AS sudah membaik dan inflasi juga akan terus naik. Tetapi hal tersebut masih belum cukup bagi The Fed untuk merubah kebijakan moneternya, yang masih akan dipertahankan hingga krisis berakhir. Kabar baik dari Cina berhasil membawa harga batu bara termal ICE Newcastle berjangka naik 8% seminggu lalu dan tembus US$ 92.4/ton. Ini merupakan harga tertinggi sejak akhir bulan Maret 2021. Cina telah menandatangani kerja sama untuk mengimpor 200 juta ton batu bara tahun ini, lebih tinggi dari biasanya 140 juta ton.

Pergerakan  Harga

EMAS

Terbebani oleh sentimen reboundnya tingkat imbal hasil obligasi AS telah menekan turun harga emas di hari Senin, berakhir melemah $5.06 di level $1771.20. Pagi ini (20/4), harga emas berpeluang dijual menargetkan level support $1762 selama harga tertahan di bawah level resisten $1775. Namun, kenaikan lebih tinggi dari level resisten tersebut berpeluang memicu aksi beli terhadap harga emas menguji level resisten selanjutnya $1780. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia $1762 – $1780.

MINYAK

Harga minyak berakhir naik $ 0.42 di level $63.53 pada hari Senin, karena ditopang oleh sentimen pelemahan dollar AS meskipun pasar khawatir permintaan bahan bakar akan menurun karena meningkatnya kasus Covid-19 di India dan negara lainnya. Pagi ini (20/4), harga minyak masih berpeluang dibeli untuk menguji level resisten $64.15 selama harga bertahan di atas level support $63.20. Penurunan lebih rendah dari level support tersebut berpeluang memicu aksi jual terhadap harga minyak menguji level support selanjutnya $62.80. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia $62.80 – $64.15.

EURUSD

Manfaatkan sentimen pelemahan dollar AS, EURUSD bergerak naik di sesi perdagangan hari Senin, ditutup menguat 54 pip di level 1.2036 meskipun data Current Account zona Euro dirilis pesimis. Pagi ini (20/4), EURUSD berpeluang dibeli menguji level resisten 1.2070 selama harga bertahan di atas level support 1.2025. Penurunan lebih rendah dari level support tersebut berpeluang memicu aksi jual terhadap EURUSD menguji level support selanjutnya 1.2015. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 1.2015 – 1.2070.

GBPUSD

GBPUSD ditutup menguat 152 pip di level 1.3984 pada hari Senin karena sentimen pelemahan dollar AS serta optimisme terhadap pemulihan ekonomi Inggris karena upaya vaksinasi yang agresif serta pelonggaran kebijakan lockdown. Pagi ini (20/4), GBPUSD berpotensi dibeli menguji level resisten 1.4030 selama harga bertahan di atas level support 1.3960. Penurunan lebih rendah dari level support tersebut berpeluang memicu aksi jual terhadap GBPUSD menguji level support selanjutnya 1.3940. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 1.3940 – 1.4030.

USDJPY

Sentimen pelemahan dollar AS serta optimisnya data ekonomi Jepang seperti Trade Balance dan Revised Industrial Production telah menekan turun pergerakan USDJPY pada hari Senin, ditutup melemah 66 pip di level 108.12. Pagi ini (20/4), USDJPY berpeluang dijual menargetkan level support 107.75 selama harga tertahan di bawah level resisten 108.30. Namun, kenaikan lebih tinggi dari level resisten tersebut berpeluang memicu aksi beli terhadap USDJPY menguji level resisten selanjutnya 108.45. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 107.75 – 108.45.

AUDUSD

Kombinasi sentimen melemahnya dollar serta meningkatnya harga komoditas bijih besi dan tembaga telah menopang kenaikan AUDUSD di hari Senin, ditutup menguat 22 pip di level 0.7756. Pagi ini (20/4), AUDUSD berpotensi dibeli menguji level resisten 0.7795 selama harga bertahan di atas level support 0.7740. Penurunan lebih rendah dari level support tersebut berpeluang memicu aksi jual terhadap AUDUSD menguji level support selanjutnya 0.7725. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 0.7725 – 0.7795.

NIKKEI
Tertekan oleh sentimen menguatnya yen Jepang dan kekhawatiran terhadap kenaikan kasus harian Covid-19 di Jepang telah memicu penurunan indeks Nikkei di hari Senin, ditutup turun 470 poin di level 29320. Pagi ini (20/4), indeks Nikkei berpeluang dijual menargetkan level support 28985 selama harga tertahan di bawah level resisten 29450. Namun, kenaikan lebih tinggi dari level resisten tersebut berpeluang memicu aksi beli terhadap indeks Nikkei menguji level resisten selanjutnya 29620. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 29450 – 29620.

HANG SENG

Indeks Hang Seng berakhir turun 175 poin di level 28858 pada hari Senin karena tertekan oleh sentimen kejatuhan Wall Street. Pagi ini (20/4), indeks Hang Seng berpeluang dijual menargetkan level support 28610 selama harga tertahan di bawah level resisten 29000. Namun, kenaikan lebih tinggi dari level resisten tersebut berpeluang memicu aksi beli terhadap indeks Hang Seng menguji level resisten selanjutnya 29110. Rentang perdagangan potensial di sesi Asia 28610 – 29110.

Source:bloomberg/afp/xinhua/bi/ojk/kemenkeu/bps/reuters/antara/ibpa/kontan/bisnis/wartaekonomi/investordaily/bbc/kompas/liputan6

Divisi Treasury dan International – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa TengahPerhatian: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, termasuk direksi dan karyawan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat di dalam dokumen ini oleh penerima informasi dan akan membebaskan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari tuntutan atau upaya hukum apapun yang diakibatkannya.



Source link